INILAH TANDA, PUNCA DAN MAKSUD KELOPAK MATA BERGERAK-GERAK YANG RAMAI BELUM TAHU!…

Inilah Tanda, Punca dan Maksud Kelopak Mata Bergerak-Gerak Yang Ramai Belum Tahu!, Anda Pasti Terkejut dengan Fakta Ini!…

 

Maksud Mata Bergerak-gerak

Loading...

Tahukah anda Eye twitching atau ‘Myokymia’ dan dalam bahasa melayunya diterjemahkan sebagai mata berkedip-kedip atau juga dipanggil mata bergerak-gerak atau mata ‘bergerenyet’.

Kerdipan mata berlaku pada bahagian otot muka dan otot mata dengan kerdipan mata tersebut boleh berlaku di bahagian bawah dan atas mata.

Namun, kes yang biasa ditemui adalah kerdipan di bahagian bawah berbanding bahagian atas.

Kenapa mata berkedip-kedip dan apa punca-punca terjadinya ‘eye twitching’:

1. Stress

Loading...

Semasa tubuh badan berada di dalam keadaan yang tertekan, reaksi tubuh adalah berbeza-beza. Salah satu tandanya ialah berkaitan dengan ketegangan mata.

Oleh itu anda disarankan untuk mengurangkan punca stress atau tekanan bagi mengelak daripada berlakunya eye twitching.

2. Terlalu Penat

Kekurangan tidur, sama ada disebabkan tekanan atau sebab-sebab lain mampu menyumbang kepada kekejangan kelopak mata. Tidur yang mencukupi dapat menyelesaikan masalah tersebut.

3. Ketegangan Mata

Berkaitan dengan tekanan pada penglihatan terutama kuasa mata yang sudah berubah dari kuasa kacamata dan memerlukan gantian kuasa yang baru.

Mata akan bekerja dengan lebih kuat dalam keadaan tertekan. Situasi ini akan menyebabkan eye twitching.

Anda disarankan membuat pemeriksaan mata untuk mendapatkan kuasa kacamata yang baru.

Penggunaan komputer pada jangka masa yang lama juga mampu menyebabkan masalah ini.

Jika anda terpaksa bekerja di hadapan komputer pada jangka masa yang lama anda dicadangkan untuk memakai kacamata khusus untuk pengguna komputer.

4. Kafein dan Alkohol

Kebanyakan pakar percaya bahawa mengambil kafein atau alkohol yang berlebihan akan menyebabkan masalah eye twitching.

5. Kekeringan Mata

Lebih daripada separuh golongan warga tua mempunyai masalah mata kering. Selain itu, masalah mata kering juga sering terjadi kepada pengguna komputer, pengambil ubat (antihistamin, antidepressant) dan pemakai kanta sentuh.

6. Alergi

Mereka yang mempunyai masalah alergi akan mengalami simptom seperti gatal, bengkak dan mata berair.

Jika mata tersebut digosok, akan menyebabkan pembebasan histamin pada tisu dan airmata. Histamin boleh mengakibatkan eye twitching.

Untuk menyelasaikan masalah ini, ubat titis mata atau tablet antihistamin boleh digunakan untuk mengurangkan eye twitching.

Walaubagaimanapun diingatkan antihistamin akan menyebabkan mata kering oleh itu, cuba dapatkan nasihat doktor sebelum mengambil sebarang antihistamin.

Berikut merupakan antara mitos tentang mata berkedip:

Ada orang mengatakan mata berkedip ini ada kaitan dengan hati dan perasaan kita, malah ada juga yang cuba ‘meramal masa depan’ dengan mengatakan akan terjadi sesuatu yang tidak kita sangkakan, sama ada perkara itu baik atau tidak baik.

Mitos:

Kelopak mata sebelah kanan bahagian atas – akan berjumpa dengan orang jauh atau akan mendapat berita baik.

Kelopak mata sebelah kanan bahagian bawah – akan mendapat berita gembira.

Kelopak mata sebelah kiri bahagian atas – seseorang yang jauh atau lama terpisah mahu berjumpa dengan anda.

Kelopak mata sebelah kiri bahagian bawah – akan menangis (akibat berita kurang baik/musibah).

Kesimpulan

Namun, anda diingatkan supaya tidak terlalu memikirkan kata-kata atau ramalan orang dulu-dulu ini, nanti terpesong pula akidah kita dan boleh membawa kepada syirik.

Apa yang penting, kita kena sentiasa berdoa memohon pada Allah SWT agar dijauhkan daripada segala bencana dan bahaya. Aminn….

 

Sumber SayapHitam

LEBIH ARTIKEL UNTUK ANDA…

Mengejutkan!! Inilah Hukum Tidur Selepas Asar Yang Sebenar,Tolong Jangan Abaikan..

Mengejutkan!! Inilah Hukum Tidur Selepas Asar Yang Sebenar,Tolong Jangan Abaikan.
Tak Sangka Apa Yang Dijelaskan Ustaz Azhar Idrus Ini Benar-benar Mengejutkan Kami…

Sering bingung dengan hukum tidur setelah shalat Ashar? Kita sering mendengar adanya hadits yang melarang tidur setelah Ashar, sebagaimana berikut:

“Aku heran dengan orang yang terbaring dan tidur sesudah ‘Ashar.”

“Barangsiapa yang tidur setelah ashar kemudian akalnya hilang, maka janganlah ia menyalahkan kecuali dirinya sendiri.”

Kedua hadits di atas bukanlah hadits shahih.

Hukum Tidur Setelah Waktu Sholat ‘Ashar

Terdapat dua pendapat yang masyhur di kalangan ulama tentang tidur sesudah ‘Ashar.

Pertama, hukumnya makruh, yakni lebih baik jika tidak dilakukan, sebagaimana yang disebutkan oleh banyak fuqaha’ dalam kitab-kitab fikih mereka.

Sebagian yang lain berdalil dengan hadits dhaif di atas. Ada juga yang berdalil dengan sebagian ucapan para salaf dan kajian kesehatan.

Khawat bin Jubair –dari kalangan sahabat- berkata tentang tidur di sore hari, ia tindakan bodoh. Sedangkan Makhul dari kalangan Tabi’in membenci tidur sesudah ‘Ashar dan khawatir orangnya akan terkena gangguan was-was. (Lihat: Mushannaf Ibnu Abi Syaibah: 5/339)

Ibnu Muflih dalam al-Adab al-Syar’iyyah (3/159) dan Ibnu Abi Ya’la dalam Thabaqat al-Hanbilah (1/22) menukil keterangan, Imam Ahmad bin Hambal memakruhkan bagi seseorang tidur sesudah ‘Ashar, beliau khawatir akan (kesehatan) akalnya.

Ibnul Qayyim rahimahullah dalam Zaad al-Ma’ad (4/219) siang hari adalah buruk yang bisa menyebabkan berbagai penyakit dan bencana, menyebabkan malas, melemahkan syahwat kecuali pada siang hari di musim panas. Dan yang paling buruk, tidur di pagi hari dan di ujung hari sesudah ‘Ashar.

Pendapat kedua: Membolehkan tidur sesudah ‘Asar. Karena hukum asal dari tidur adalah mubah, dan tidak ada hadits shahih yang melarangnya.

Padahal hukum syar’i itu diambil dari hadits-hadits shahih, bukan dari hadits-hadits lemah apalagi hadits palsu yang didustakan atas nama Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, dan tidak pula ditetapkan dari pendapat-pendapat manusia.

Dalam fatawa al-Lajnah al-daimah (26/148) disebutkan satu pertanyaan: “Aku pernah mendengar dari orang-orang yang mengharamkan tidur sesudah ‘Ashar, apakah pendapat itu benar?”

Lalu dijawab: “Tidur sesudah ‘Ashar termasuk bahagian dari kebiasaan yang dilakukan sebagian orang, dan itu tidak apa-apa. Sementara hadits-hadits yang melarang tidur sesudah ‘Ashar tidak shahih.”

Memakai pendapat yang mana? Silakan menentukan sendiri, akan tetapi sebagai tambahan, ada beberapa hal yang kurang baik ketika tidur di waktu Ashar:

1. Jam Badan Kita Terganggu

Dapat menimbulkan kekeliruan waktu, maksudnya saat bangun tidur kita tidak boleh membezakan hari sudah malam atau pagi.

Sebab saat tidur petang hari kita mengalami perubahan suasana dari petang hari (masih terang) menjadi petang (gelap), akibatnya saat bangun kita dipaksa untuk berpikir, ini pagi atau malam?

Sedang sebenarnya saat kita tidur otak ini berfikir di bawah separa sedar, ketika terbangun kita dipaksa untuk berfikiir sedar secara mendadak.

Secara semulajadi,pemikiran separa sedar akan mengatakan bahwa kita bangun pada pagi hari akan tetapi secara fikiran sedar (saat bangun) kita menganggap bahwa bangun saat malam hari.

2. Dikhawatirkan Terlepas Waktu Solat Maghrib

Tidur setelah waktu solat Asar dikhawatirkan akan terlepas solat Maghrib dan Isyak. Untuk menghindari hal itu, jika tetap mau tidur selepas sholat asar, usahakan bangun sebelum matahari mulai terbenam.Sehingga kita tidak mengalami perubahan suasana dari terang menjadi gelap

3. Tidur Petang Dapat Meningkatkan Perubahan Negatif Pada Hormon

Kerana proses saat bangun di petang hari membebankan keadaan stress pada bahagian tubuh. Terdapat pula penelitian yang menyebutkan bahwa tidur petang juga dapat membuat seseorang lebih sering mengalami mimpi buruk.

Berdasarkan peneliti dari Huazhong University of Science and Technology di China juga menemukan bahwa tidur disiang hari tidak boleh lebih dari 30 menit.

24% dari orang yang sering tidur siang hari memiliki kadar kolesterol dalam tubuh yang lebih tinggi dibandingkan dengan 19% dari mereka yang tidak pernah tidur di waktu tersebut.

Hasil penelitian yang ditemukan pun menyebutkan bahwa tidur petang hari dapat menurunkan tingkat ingatan seseorang.

Para ilmuwan mengatakan tidur petang yang kurang dari 30 menit atau tidak tidur sore sama sekali dapat mengurangi kemungkinan orang terkena diabetes.

Dari penelitian disimpulkan bagi yang biasa tidur petang akan berisiko tinggi terkena penyakit diabetes, apalagi mereka yang kurang bersukan.

Selain itu, seseorang yang tidur siang terlalu lama, maka pada malam harinya cenderung akan mengalami kesulitan tidur.

Sumber: Ummi-online
Kredit: Suara Media

LEBIH ARTIKEL UNTUK ANDA…

Subhanallah!! Rupa-rupanya Inilah Sebab Kita Disunahkan Jilat Jari Selepas Makan..

Kita Disunahkan Makan Dengan Tangan Dan Menjilat Jari Selepas Makan. Ada Yang Berasa Jijik Dan Malu Untuk Melakukan Sunnah Ini.Tetapi Satu Kajian Dilakukan Mendapati Ianya Mempunyai Manfaat Yang Besar Kepada Kesihatan Manusia.Rupa-rupanya Dijari Manusia Mempunyai……Subhanallah Sungguh Menabjubkan.

Diantara sunnah Rasulullah SAW adalah makan dengan menggunakan tangan kanannya. Beliau memakan makanannya dengan tiga jari, lalu menjilati ketiga jari tersebut sebelum membersihkannya. Dan bila ada satu suap makanan terjatuh dari tangan Rasul, beliau tidak akan meninggalkan makanan tersebut, melainkan mengambilnya dari tanah, lalu membersihkannya dan memakannya.

Hal tersebut diatas sesuai dengan sabda Rasulullah “jika satu suap makanan salah seorang diantara kalian jatuh, ambillah, lalu bersihkan kotorannya, jangan biarkan untuk syaitan. Jangan membersihkan tangannya dengan sapu tangan, namun jilatlah jari-jarinya karena dia tidak mengetahui bahagian mana dari makanannya yang mengandung keberkahan. (HR Muslim).

Ketika pertama kali membayangkan cara makan dengan menggunakan tiga jari itu, mungkin kita akan merasa bahwa hal itu tidak mungkin kita lakukan apalagi jika harus menjilatnya.

Sebagian orang yang bergaya hidup mewah tidak suka menjilat jari-jarinya karena menurutnya, dia merasa jijik dengan perbuatan tersebut. Padahal jika kita telah mencobanya sekali saja, lalu kita benar-benar melakukannya dengan seksama, kita akan terkagum-kagum dan merasa bingung dengan apa yang kita lakukan.

Rasulullah selalu makan menggunakan tiga jari, karena saat itu tidak menemukan hal lain selain jari yang dapat dipastikan bersih sehingga dapat dipergunakan untuk makan. Kemudian Rasulullah menjilat jari-jari karena menurutnya kita tidak tahu di bagian mana dari makanan kita yang mengandung berkah. Dengan demikian makan dengan tiga jari dan menjilatnya merupakan upaya mengikuti sunnah Rasul dan bernilai ibadah.

Tetapi Apakah tidak boleh dengan empat atau lima jari? Sebenarnya tidak harus menggunakan tiga jari saja. Makan menggunakan lebih dari tiga jari diperbolehkan jika makanan itu mengandung kuah atau sejenisnya yang tidak mungkin dimakan dengan tiga jari.

Lalu apa hikmah dari makan menggunakan jari tangan? Imam Al-Ghazali, dalam kitab Ihya’ Ulumiddinnya, menjelaskan, “Aktiviti makan itu dapat dilihat dari 4 sisi, yaitu makan dengan menggunakan satu jari dapat menghindarkan seseorang dari sifat marah, dengan dua jari akan menghindarkan dari sifat sombong, makan dengan tiga jari akan menghindarkan dari sifat lupa dan makan dengan menggunakan empat atau lima jari dapat menghindarkan dari sifat rakus. kemudian mengapa Rasulullah menggunakan tiga jari? sesungguhnya makan menggunakan tiga jari akan membuat setiap orang dapat mengukur porsi makanan yang cocok bagi dirinya.

Ia juga dapat menjadikan setiap suap yang masuk ke dalam mulut dapat dikunyah dan bercampur dengan air liur dengan baik sehingga kita tidak akan mengalami gangguan pencernaan.

Sumber : Inilah Makanan Rasulullah SAW. Prof.Dr.’Abdul Busith Muhammad as- sayyid.

Fakta berikutnya,makan dengan menggunakan tangan ternyata boleh lebih sihat daripada makan dengan sudu. Mengapa boleh demikian? Hal ini kerana pada tangan kita terdapat enzim, yakni enzim RNase yang dapat menurunkan aktiviti bakteria-bakteria patogen yang ada pada tangan kita ketika kita makan. Enzim RNase adalah enzim yang dapat membantu metabolisma badan manusia.

Enzim RNase terutama dihasilkan oleh tiga jari tangan kita (ibu jari, telunjuk, dan jari tengah). Dengan makan menggunakan tiga jari tersebut – seperti yang diajarkan oleh Rasulullah – bakteria yang terdapat pada makanan yang masuk ke dalam sistem pencernaan akan diikat oleh enzim tersebut.

Subhanallah, ternyata Allah telah memberikan alat makan yang paling sempurna bukan, yakni tangan kita sendiri. Dan Rasulullah telah menjadi contoh serta teladan bagi kita umat muslim untuk senantiasa menjaga kebersihan dan kesihatan tubuh kita. Menggunakan sudu untuk makan sah-sah saja asalkan diperhatikan juga kebersihannya. Sekarang keputusan berada di tangan anda, memilih makan dengan sudu atau dengan tangan.

Wallahualam!!

Sumber: Wisely

Kredit: Suara Media

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *